Global Esports Akhiri Era Kompetitifnya Usai Juara Pacific
Pada 19 Oktober 2026, organisasi India Global Esports mengumumkan penutupan penuh operasional kompetitifnya dan melepas seluruh roster Valorant…
Pada 19 Oktober 2026, organisasi India Global Esports mengumumkan penutupan penuh operasional kompetitifnya dan melepas seluruh roster Valorant beserta stafnya. Pendiri sekaligus CEO Dr. Rushindra Sinha membuat pengumuman itu lewat video di media sosial, menandai akhir hampir satu dekade perjalanan esports dan awal babak baru sebagai GE Studios yang berfokus pada kecerdasan buatan. Keputusan ini terasa lebih menyakitkan karena GE baru saja menutup tahun 2026 sebagai juara VCT Pacific setelah reverse sweep dramatis 3-2 atas Nongshim RedForce di Busan bulan September, lalu tampil di Champions Shanghai dan mengalahkan juara dunia 2024 EDward Gaming. Sinha mengungkap keputusan itu sudah berjalan sejak November 2025 ketika Riot menanyakan masa depan GE di tengah restrukturisasi program partnership. "Kami sudah mencoba segalanya untuk mempertahankan roster ini; mereka lebih pantas mendapatkannya dibangsi pun atau siapa pun," ujar Sinha, menambahkan bahwa menjalankan seluruh organisasi hanya demi satu roster tidak masuk akal dengan aturan baru yang mengurangi jumlah partner Pacific dari sepuluh ke arah delapan. Seluruh pemain seperti PatMen, UdoTan, Kr1stal, xavi8k, dan Autumn kini menjadi agen bebas. GE akan bertransformasi menjadi studio produksi berbasis AI, melanjutkan dekade kerja di konten, media, event, dan komunitas.
Sumber: Gaming Amigos
Bagikan ke grup mabar
Diskusi
Masuk dulu buat ikut diskusi. Membaca tetap bebas.
Memuat komentar…
